Cara Gampang Bercocok Tanam Kacang Panjang

Cara gampang bercocok tanam kacang panjang berikut ini cocok bagi kamu yang sedang ingin menggunakan halaman rumahmu untuk menanam sayur. Sesuai dengan namanya buah tanaman ini berupa potong-potongan yang panjang. Penanamannya perlu diberikan suatu lanjaran yang terbuat dani bambu atau cabang-cabang kayu. Kacang ini tidak hanya berprotein dan bervitamin tinggi, tetapi juga rasanya enak jika disayur, dibuat pecel, ditomis serta daun mudanya enak disayur atau direbus untuk lalaban dengan sambal. Berikut ini cara bertanam kacang panjang

Pengolahan lahan

Sebaiknya tanah yang akan ditanami dicangkul lebih dahulu agar gembur, kemudian dibuat bedengan atau pematang yang bersih dari gulma.

Penanaman

Untuk mendapatkan benih, dapat membeli di kios pertanian atau penjual benih di pasar. Penanamannya dibuatkan lubang dengan tugal. Setiap lubang diisi 2-3 biji, kemudian ditutup Hengan tanah. Jika tidak hujan tanaman perlu disiram. Jarak lubang penanaman 50 cm x 50 cm dan kedalaman lubang 4-5 cm.

Pemeliharaan dengan pembuatan lanjaran

Setelah tanaman kacang panjang tumbuh, maka dibuatkan lanjaran dari bambu atau cabang kayu yang ditancapkan dekat tanaman dengan ketinggian 160cm,

Pemupukan

Setelah tanaman tumbuh, perlu dipupuk dengan ZA atau urea yang diletakkan dekat tanaman dengan jarak  10 cm dan setiap tanaman 2 gram. Agar cepat pertumbuhan-nya maka diberikan pemupukan susulan sekitar 2-3 minggu lagi. Jika tidak ada hujan tanaman ini perlu disiram agar tidak layu dan kering.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang biasa menyerang tanaman ini adalah ulat, lembing, walang sangit, rengit dan semut. Pengendalian hama ini perlu disemprot dengan pestisida yang dapat dibeli di kios-kios saprodi (penjual obat-obatan tanaman) seperti Matador, Sevin, Bassa, Diazenon dan lain sebagainya dengan dosis 2 cc per liter atau sesuai pada label masing-masing.

Penyiangan

Agar tidak terganggu oleh gulma, maka perlu disiangi supaya bersih dan tidak rimbun. Malah akan lebih baik jika sudah tinggi dipotong ujung-ujungnya.

 Pemanenan

Apabila tanaman telah berbuah dan kelihatan sudah besar-besar maka dapat dipetik. Pemetikan dilakukan dalam selang beberapa hari saja, sebab kalau tua tidak enak untuk dimasak, dan malahan lebih baik dijadikan benih saja untuk dikeringkan.

baca juga : Cara Gampang Bercocok Tanaman Peria Ayam

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.