Cara Gampang Melatih Anak

Cara gampang melatih anak seperti pada film Kindergarten Cop, Arnold Schwarzenegger melatih anak-anak usia dini di kelasnya seolah mereka berada di “akademi polisi”. Contoh fiktif tersebut menunjukkan hal yang sangat penting tentang mengajar anak-anak usia dini. Latihlah mereka untuk berperilaku benar sejak awal, dan jadikan hal tersebut terlihat menyenangkan, dan sejak saat itu, mereka akan dengan gembira mengikuti instruksi Anda. Hal ini seharusnya membuat

Anda merasa bebas untuk berhadapan dengan sekelompok kecil anak yang memiliki perilaku atau kebutuhan belajar yang lebih kompleks. Secara efektif, “pelatihan tersebut berkaitan dengan menjelaskan harapan Anda dan membiarkan kelas melihatnya dalam tindakan Anda dapat melatih” anak Anda dalam. Berikut cara gampang melatih anak:

apa yang terjadi ketika anak-anak tiba di pagi har-apa yang mereka lakukan terlebih dahulu? Apa yang terjadi dengan buku, dan peralatan, dan pengisiian daftar hadir? Di mana Anda, dan apa yang Anda lakukan pada saat ini? Kapan mereka datang ke karpet atau duduk tenang untuk memulai suatu kegiatan? Lakukan rutinitas yang jelas, latihlah anak-anak Anda, dan awal hari Anda akan berjalan dengan lancar.

Merespons terhadap tanda Anda:

Idealnya, Anda ingin agar anak-anak Anda merespons dengan cepat dan terbiasa dengan tanda Anda, sehingga mudah untuk memperoleh perhatian mereka. Ini bukan berkenaan dengan “gila kendali”, tetapi tentang menciptakan lingkungan yang aman, dan memastikan pembelajaran yang efektif terjadi. Jika mereka merespons dengan cepat, Anda berarti tidak perlu melakukan banyak usaha. Menggunakan peralatan: latihlah anak-anak Anda untuk mengumpulkan, menggunakan, dan menyimpan peralatan seperti yang Anda harapkan untuk dilakukan oleh mereka. Hal ini menghemat waktu dan usaha Anda, tetapi yang lebih penting hal ini membuat mereka bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri. Bumbui hal ini dengan menambahkan sedikit kompetisi”siapa yang memiliki laci yang paling rapi?” atau “siapa yang dapat mengambil balok paling banyak?”

Rutinitas akhir hari:

latihlah anak-anak Anda untuk merapikan pelatan belajar mereka, duduk rapi di kursi mereka, dan meninggalkan ruangan ketika pelajaran selesai. Hal ini membantu mereka mempelajari tanggung jawab, dan menunjukkan kepada mereka bahwa ruang kelas dan alat bantu belajar bernilai dan harus diberlakukan dengan rasa hormat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.