Cara Gampang Melibatkan Siswa Secara Aktif

Cara gampang melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran merupakan kewajiban seorang guru. Kurikulum pembelajaran 2013 menuntut siswa yang aktif dan menjadi subjek belajar.

Melibatkan Siswa Secara Aktif

Mengajar adalah membimbing kegiatan belajar siswa sehingga ia mau belajar. “Teaching is the guidance of learning activities, teacing is for pruryose of aiding the ypupil learn,” demikian menurut William Burton. Dengan demikian, aktivitas murid sangat diperlukan dalam kegiatan, belajar-mengajar sehingga muridlah yang seharusnya banyak aktit, sebab murid sebagai subjek didik adalah yang merencanakan, dan ia sendiri yang melaksanakan belajar.

baca juga:Cara Gampang Jadi Guru Panutan

Pada kenyataannya di sekolah-sekolah sering kali guru yang aktit sehingga murid tidak diberi kesempatan untuk aktif. Betapa pentingnya aktivitas belajar murid dalam proses belajar-mengajar sehingga John Dewey sebagai tokoh pendidikan, mengemukakan pentingnya prinsip ini melalui kode proyeknya dengan sembovan learning by doing. Bahkan jauh Sebelumnya para tokoh pendidikan lainnya seperti Rousseau, l’estalozi, Frobel, dan Montessory telah mendukung prinsip aktivitas dalam pengajaran ini.

Aktivitas belajar murid yang dimaksud di sini adalah aktivitas jasmaniah maupun aktivitas mental. Aktivitas belajar murid dapat digolongkan ke dalam beberapa aktivitas berikut ini:

  1.  visual (visual activities) seperti membaca, menulis, melakukan eksperimen, dan demonstrasi.
  2.  lisan (oral actruties) seperti bercerita, memebaca sajak, tanya jawab, diskusı, menyanyi
  3.  mendengarkan (listening aktvities) seperti mendengarkan penjelasan guru, ceramah, pengarahan.
  4. gerak (11otor nctivities) seperti senam, atletik, menari, melukis.
  5. menulis (iwritting nctivities) seperti mengarang, membuat makalah, membuat surat.

Setiap jenis aktivitas tersebut di atas memiliki kadar atau bobot yang berbeda bergantung pada segi tujuan mana yang akan dicapai dalam kegiatan belajar-mengajar. Yang jelds, kegiatan belajar murid hendaknya memiliki kadar atau bobot yang lebih tinggi. Berikut ini dikemukakan sistem belajar-mengajar yang merupakan salah satu upaya dalam menciptakan belajar-mengajar yang efektif dan efisien yakni dengan sistem belajar siswa aktif atau CBSA. Keaktifan siswa dalam belajar dan menjasi subjek belajar telah mengubah peran guru yang selama ini mendominasi kegiatan belajar dan mengurangi keaktifan belajar siswa.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.