Cara Gampang Menganyam Sapu Kelut

Cara gampang menganyam sapu kelut menadi langkah terakhir dalam pembuatan sapu kelut.  Langkah – langkahnya sebagai berikut:

1. Cara Menganyam Sapu Kelut

Proses menganyam sapu kelut perlu sekali disediakan bahan yang dibutuhkan, bahan tersebut harus disediakan sebelumnya. Siapa pun yang akan membuat berbagai macam kerajinan, tanpa menyiapkan bahan-bahannya akan sulit bekerja. Bahan-bahan tersebut merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk melakukan pekerjaan.

baca juga:Cara Gampang Mengetahui Fungsi Karya Ilmiah

Bahan-bahan kerajinan yang diperlukan untuk menganyam sapu kelut antara lain:

  1. Serat sabut 5 ikat
  2. Bambu sebagai tangkai sapu
  3. Kawat pengencang 10 cm.
  4. Tali tampar wama yang dikehendakı.

Setelah bahan-bahan tersebut terpenuhi diletakkan di meja, selanjutnya kita sediakan pula perlengkapan atau alat pengrajin. Alat-alat tersebut membantu kita dalam melakukan pekerjaan. Itulah sebabnya jika akan membuat sesuatu sediakan terlebih dahulu alat perkakas yang diperlukan. Demikian juga kita akan membuat kerajinan sapu kelut, maka alat perkakas harus tersedia.

Alat-alat tersebut antara lain

  1. Tang kombinasi
  2. Paku pelubang dse tpe dan  Uncek/jara
  3. Palu besı dan Palu kayu
  4. Kawat penguncı
  5. Pisau
  6. Gunting khusus

Bila bahan-bahan alat perlengkapan sudah tersedia di atas meja, kita tinggal melaksanakan langkah- langkah cara gampang menganyam sapu kelut antara lain:

  1. Bambu atau tangkai sapu dilubang memakai paku Kecil sebesar kawat pengencang pada bagian 0awah tangkai t+ 7 cm dari ujung bawah, Kemudian masukkan kawat pengencang yang panjangnya 10 cm pada lubang tersebut.
  2. Langkah ke dua, ambil satu ikat serat sabut tempelkan hingga menutupi semua ujung tangkal dan diikat dengan serat sampai membentuk lurus dengan tangkai. Selanjutnya ikatan yang lain menyusul tempelkan pada kiri kanan masing- masing dua ikat yang menancap pada kawat pengencang, setelah itu ditali pakai serat
  3. Langkah ke tiga, ambil tali taimpar dengan warna yang dikehendaki. Tali tampar tersebut ikatkan pada ujung serat yang menempel pada tangkai, kemudian ditarik putar pelan-pelan gagang tangkai, tali tampar akan melilit memutari ikatan serat sabuth ingga membentuk pada gambar.

Selanjutnya dianyam seperti menganyam dinding bambu ambil satu lepaskan satu ikatan dan sebaliknya sampai bolak balik mengitari lima ikatan serat sabut hingga menghasilkan anyaman serat sabut yang kuat. Selanjutnya ujung tali tampar diselipkan pada anyaman yang paling akhir, dkemudian dikunci dengan kawat pengunci ditarik ddengan bantuan tang, Demikian akan menjadi Yanyaman sapu kelut yang dikehendaki.

2. Langkah-Langkah Cara Merapikan dan Menghaluskan Hasil Anyaman Sapu Kelut

Merapikan adalah kegiatan yang paling akhir pada pembelajaran ini, maka kita perlu harus hati-hati dalam melakukan pekerjaan. Jika terjadi kesalahan sedikit akan mengurangi kepuasan dari hasil yang kita peroleh. Merapikan pekerjaan yang mudah bagi anak-anak dan akan senang jika sudah dapat menghasilkan sesuatu karya yang dia anggap pa ling sukses.

Untuk merapikan dan menghaluskan hasil karya kerajinan sapu kelut diperlukan alat-alat seperti: gunting, korek api, dan lilin. Langkah-langkah merapikan anyaman sapu kelut antara lain:

  1. Anyaman sapu kelut yang sudah selesai dan dianggap sudah baik perlu dirapikan dan diratakan dipotong bagian ujung-ujungnya dengan memakai gunting khusus agar serat sabut tertata rapi dan halus dipandang mata.
  2. Pada lilitan tali tampar banyak terdapat serat sabut yang keluar tidak bisa masuk ke lilitan tampar karena kecilnya serat. Maka perlu dirapikan dengan menggunakan api lilin. Dengan cara ini kita perlu hati-hati, jika terlena serat akan terbakar semua. Maka kita harus waspada begitu anyaman sapu sudah dekat dengan api dan terbakar sedikit kita harus segera meniupnya agar api segera padam. Demikian kita akan mendapat kerajinan sapu kelut yang kita inginkan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.