Cara Gampang Merendam Sabut Kelapa

Cara gampang merendam sabut kelapa merupakan tahapan awal dalam memperoleh serat sabut kelapa. Proses ini dilakukan untuk emmperoleh hasil serat sabut kelapa yang terbaik.

Tempat yang Mudah dan Aman untuk Merendam Sabut Kelapa

Kalau kita sudah memilih bahan yang dikehendaki dari sabut-sabut tadi untuk bahan pembuat serat. Perlu proses dari sabut mentah menjadi bahan setengah jadi (serat). Untuk membuat serat dari sabut, sabut perlu direndam dalam air. Perendaman perlu tempat yang mudah dan aman. Yang dimaksud mudah adalah tempat yang dapat terjangkau oleh siswa dan yang dimaksud aman adalah bila tempat merendam aimya yang tidak mengalir, sebab bila aliran air deras rendaman sabut akan hanyut dibawa air.

baca juga:Cara Gampang Mencuci dan Mengeringkan Serat Sabut

Cara gampang merendam sabut kelapa di tempat-tempat berikut:

1) Blumbang/Kolam

Blumbang/Kolam adalah tempat yang sengaja dibuat atau buatan alam yang airnya tidak mengalir dapat kita manfaatkan untuk merendam sabut kelapa yang kita butuhkan. Di blumbang atau kolam ini kita masukkan langsung sabut yang diperlukan kemudian ditindih dengan batu atau benda lain yang mempunyai berat sehingga tidak mudah mengapung dan sabut harus berada di bawah permukaan air agar supaya cepat matang rendamannya.

2) Drum

Merendam dalam drum mudah, tetapi kalau tidak ada drum kita perlu mencari penggantinya yaitu: tempayan, bak cuci dan atau barang sejenisnya. Merendam lalam drum perlu dicari teorinya, yaitu:

  • Sabut dipecah-pecah memakai palu dan berlandaskan balok kayu/batu yang permukaannya rata dan halus, agar sabut lebih cepat kempes dan hancur kulit dan dagingnya, sehingga dapat lurus dan tidak kaku.
  • Sabut yang sudah pecalh/lurus ditata dahulu dalam drum sebelum dituangi air lebih banyak Kemudian sabut dalam drum diberi tindih seperti merendam dalam blumbang, setelah itu baru dituangi air lebih banyak. Serat sabut harus berada di bawah permukaan air.

Dalam perendaman memerlukan waktu minima 15 hari, dilaksanakan 2 tahap;

Tahap pertama peredaman selama 10 hari. Air supaya tidak berbau setiap 5 harn sekali uganti dengan air yang bersih. Setelah waktunya cukup. dout diambil dari rendaman dan di hilangkan aimya (ditus

Tahap kedua sabut dipukul-pukul lagi seperti direndam lagi selama 4-5 hari. Apabila waktu sudah cukup langkah pertama secara urut dan menyeluruh, lalu sabut diambil hati-hati.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.