Cara Gampang Pengukuran Hematrokit

Cara gampang pengukuran hematrokit merupakan cara untuk mengukur volumen eritosit. Volume eritrosit yang mampatkan ( Packed cell volume ) istilahnya hematokrit adalah pesentase volume eritrosit dalam darah. Berdasarkana atas reproduksibilitas dan sederhananya, pemeriksaan tersebut merupakan salah satu pemeriksaan yang paling tepat. Dapat dipergunakan sebagai tes penyaring sederhana terhadap anemia. Nilai normalnya sesuai dengan umur dan jenis kelamin. Untuk laki – laki dewasa berkisar 42-52% dan wanita 36-46%.

Metode pengukuran hematokrit yang biasa dipergunakan adalah

1. Metode makro yang menggunakan tabung Wintrobe,

2. Metode mikro yang menggunakan tabung kapiler.

Meskipun ketepatannya relatif kurang tetapi metode mikro lebih banyak dipergunakan oleh karena waktu sentrifugasinya lebih pendek, serta spesimen yang diperiksa lebih sedikit.

Metode mikro-hematokrit.

Penggunaan tabung hematokrit yang kapasitas dan diameternya lebih kecil dari tabung Wintrobe sangat tepat untuk cara pemeriksaan rutin dalam klinik. Disamping itu tabung tersebut dapat dipergunakan untuk penampungan darah kapiler secara langsung. Dalam aanemia makrositik terdapat sedikit kenaikan jumlah plasma, dengan adanya sferosit seperti pada sferositosis, thalassemia, anemia hipokhromik dan anemia sel-sabit kenaikan jumlah plasmanya lebih tionggi lagi.

Prinsip

Darah yang disentrifus sel-sel eritrositnya akan dimampatkan. Tingginya kolom eritrosit diukur dinyatakan dalam % dari darah tersebut.

Peralatan dan bahan:

  1. Tabung kapiler hematokrit ukuran 75 mm, diameter 1 mm. Ada yang berisi heparin (khusus untuk darah kapiler) dan ada yang tidak berisi antikoagulan (untuk darah antikoagulan mis. Darah EDTA).
  2. Semen untuk penutup salah satu ujung tabung hematokrit.
  3. Alat sentrifus khusus untuk mikro-hematokrit yang berkapasitas putar 11.500-15.000 Ppm.
  4. Alat baca mikro-hematokrit/penggaris
  5. Jarum
  6. Kapas alkohol

Spesimen:

Darah kapiler (langsung), darah EDTA, darah heparin atau darah-amonium-kalium- oksalat.

Cara Gampang Pengukuran Hematrokit:

  1. Isi kira-kira 2/3 tabung kapiler dengan darah praktikan.
  2. Tutup dengan semen yang tersedia salah satu ujungnya.
  3. Masukkan tabung kapiler tersebut ke dalam sentrifus dengan ujung yang tertutup arah ke luar.
  4. Putarlah sentrifus selama 5 menit.
  5. Baca tabung tersebut menggunakan alat baca yang tersedia.

Sumber kesalahan:

  1. Pengelolaan spesimen: bila menggunakan antikoagulan oksalat terlalu rendah
  2. Kesalalahan tehnis: cara menutup ujung tabung hematokrit kurang sempurna, putaran Sentrifus tidak cukup untuk atau setelah selesai tidak segera dibaca

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.