Cara Gampang Menetapkan Harapan Pertama

Cara gampang menetapkan harapan pertama guru kepada siswa harus guru lakukan dengan maksimal. Harapan yang tinggi merupakan alat yang kuat dalam menciptakan perilaku yang baik dan kerja keras dari siswa Anda, karena harapan tersebut menunjukkan keyakinan Anda terhadap potensi dari setiap anggota kelas Anda. Terdapat contoh yang luar biasa dari hal ini di dalam film Dangerous Minds.

Sang guru (Michelle Pfeiffer) memulai pelajaran pertamanya dengan berkata kepada kelas yang diajarnya, yang terdiri dari siswa yang tidak senang dengan sistem sekolah bahwa mereka semua memperoleh nilai “A”. Ketika pernyataan tersebut disambut dengan seruan penuh ejekan, ia menjelaskan bahwa mereka semua memang memperoleh nilai “A”, tetapi itu bergantung kepada mereka apakah mereka akan mempertahankan atau kehilangan nilai tersebut.

Cara gampang menetapkan harapan Anda secara efektif:

  • Gunakan pernyataan yang jelas dan spesifik: berikan target yang positif dari apa yang Anda inginkan untuk dilakukan oleh siswa Anda, daripada pernyataan negatif tentang apa yang tidak Anda inginkan.
  • Deskripsikan perilaku: ketika Anda meminta perhatian penuh, jelaskan seperti apa perhatian penuh itu-mata menatap ke depan, duduk diam, dan mendengarkan apayang dikatakan. Bersikap jelas dalam pikiran Anda sendiri seperti apa harapan Anda dan biarkan siswa Anda juga mengetahuinya.
  • Mendiskusikannya: luangkan waktu untuk berbicara dengan (bukan kepada) kelas tentang apa yang Anda inginkan. Tanyakan kepada siswa-siswa Anda seperti apa perilaku yang berterima dan mengapa hal tersebut diperlukan.
  • Jangan terlalu banyak pada waktu yang bersamaan: jangan memberikan daftar panjang permintaan pertemuan pertama Anda-siswa Anda tidak akan mengingatnya. Susunlah harapan utama Anda dan kemukakan hal tersebut terlebih dahulu.
  • Kemukakan kembali kepada mereka: ungkapkan tentang harapan Anda berulang-ulang-di akhir pelajaran, di awal pelajaran berikutnya, ketika Anda melihat seseorang memenuhi harapan Anda. Ulangi harapan tersebut setiap kali Anda bertemu mereka.
  • Gunakan pendekatan “memberitahukan perlahanlahan”: perkenalkan harapan yang lebih lanjut sebagai hal yang seharusnya selama beberapa pertemuan berikutnya. Hubungkan harapan Anda dengan suatu aktivitas. Misalnya, saat pertama kali Anda melakukan kerja kelompok, tentukan perilaku yang Anda harapkan dari siswa Anda.
  • Sesuaikan pernyataan Anda dengan kelas Anda: sesuaikan penjelasan Anda agar tepat dengan usia/sikap dari siswa Anda. Bersikaplah setegas yang Anda mampu sesuai dengan usia siswa Anda. Jangan menakut-nakuti mereka, tetapi jangan juga bersikap terlalu lembek. Dengan siswa yang lebih muda, bersikaplah dengan sangat jelas dan sederhana: dengan yang lebih tua, gunakan pendekatan yang lebih halus.
  • Model apa yang Anda cari: sama dengan mengatakan kepada siswa Anda apa yang Anda inginkan. Anda benar-benar harus menunjukkan mereka dengan perilaku Anda sendiri. Jika Anda diminta untuk tenang, lalu Anda jangan berbicara kepada mereka!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.