Cara Pengukuran Kekuatan Otot

Cara gampang pengukuran kekuatan otot bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kemampuan otot. Fungsi utama otot adalah mengkerut (kontraksi). Latihan yang teratur dan terukur serta berkel anjutan akan dapat imenghasilkan perubalhan -perubahan struktur otot yang bermmuara akan bertambainya kemampuan kontraksi otot. Peningkatan kemanpuan koritraski otot secara tidak langsung meningkatkan kekuatan otot, kecepatan serta kebugaran jasmani seseorang. Kemampuan kerutan/pemendekan otot yang dipakai sebagai parameter (tolok ukaur) kebugaran jasmani, antara lain: kekuatan otot meningkat, kapasitas anaerob ootot, kapasitas aerob otot.

Hampir cabang olalıraga merupakan campuran dari ketiga segi fungsional tadi, yang masing-masing menerlukan latihan khas untuk mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin.

Kekuatan otot ditetapkan oleh jumlah satuan motorik yang berkontraksi berbarengan dan olelh frekuensi masing-umasing satuan motorik berkontraksi. Pada kontraksi otot yang sadar tidak pernah seluruh satuan motorik mengerut simultan, bagaiamana kuafnya perangsangan. Dengan kontraksi sadar maksimum dapat diperoleh kekuatan maksimal yang bukan kekuatan “mutlak”. Kekuatan otot sangat dipengaruh oleh:

MCV (mnaksimua contraksı voluntere) kemauan untuk berkontraksi yang kuat (kehendak seseorang untuk berkontraksi). Besar kecilnya otot, otot dipanj angkan, otot diberi beban, besarnya rangsang, tingkat kelelahan dll.

Alat yang diperlukan.

  1. .Hand dynamometer (dynamometer genggamn)
  2. Leg and Back dynamometer
  3. Sabuk
  4. Alat tulis

Cara gampang pengukuran kekuatan otot:

1. Pengukuran Kekuatan Peras Otot Tangan (Hand Grip)

Hand dynamometer dipegang dengan tangan kiri dan penunjuk jarum skala menghadap keluar selhingga mudalh dibaca. Orang coba yang di test berdiri tegak pandangan lurus ke depan ( konsentrasi penuh ) dengan:

  • lengan tergantung lurus tidak boleh menyinggung tubuh
  • dynanometer dipencet/diperas seketika dengan sekuat-kuatnya tanpa lengan bergerak
  • score/nılai dapat dibaca pada skala penunjuk.
  • Dilakukan bergantian tangan kiri kemudi an tangan kanan setelah istirahat 5 nenit.
  • Tiap-tiap tangan melakukan 3 kali pemerasan hasil dicatat yang tertinggi dicatat pembacaan skala dinyatakan dalam satuan kg. Sampai ketelitian 0,5 kg

Dari artikel ini dibahas cara pengukuran kekuatan otot peras otot tangan, Kekuatan Otot punggung dan kekuatan tungkai. Untuk lebih lanjut maka kunjungi pada halaman pengukuran kekuatan otot part 2.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.