Mengukur Volume dan Kapasitas Paru

Cara gampang mengukur volume dan kapasitas paru merupakan cara untuk mengetahui tingkat kualitas kinerja paru kita. Seperti telah kita ketahui pernafasan merupakan proses masuknya dan keluaranya udara dalam paru (ventilası) yang terdiri dari

  1. Inspirasi proses ini berjalan secara aktif. Disini diaphragma dan otot-otot inspirası memegang peranan pentıng, dan selalu berusaha untuk memperbesar volume paru. Bila terdapat kelainan dari otot-otot ini, proses inspirasi akan terganggu dan tidak mencapai hasil yang maksimal.
  2. Ekspirası: Proses ekspirasi ini berjalan secara pasif. Pada ekspirasi, rongga dada akan menguncup, yang disebabkan oleh elastic recoil dari jaringan paru (1/3 penyebzib), tegangan permukaan alveol (2/3 penyebab).

Pada orang sehat yang dalam keadaan istirahat, ventilasi ini mempunyai frekuensi sekitar 25 X/ menit. Pengertian tentang berbagai volume paru Volume paru pada hakekatnya ada dua macam

  1. 1. Volume paru.
  2. 2. Kapasitas paru. Kapasitas paru ini merupakan penjumlahan dari dua atau lebih volume paru

Macam-macam Volume paru :

  1. Volume Tidal (volume pasang surut): merupakan volume udara yang masuk keluar paru pada pernafasan biasa. merupakan volume udara.
  2. Volume Hawa Cadangan Inspirası (omplementer 2 terbesar vang masıh dapat dihısap kedalam paru sesudah ınpirası biasa
  3. Hawa cadangan ekspirasi (Suplementeri vaitu olume udara terbesar yang masih dapat dikeluarkan sesudah ekspirası biasa
  4. Volume Residu merupakan hawa vang masih tertinggal didalam paru sesudah pengeluaran nafas sekuat-kuatnya.

Macam-macam Kapaitas Paru

  1. Kapasitas inspirasi merupakan peniumiahan dan voiume tidak denean voiume cadangan inspirasi.
  2. Macam Kapasitas residu Fungsional merupakan penjumlahan volume cadangan ekspirast dengan volume residu, ini merupakan jumlah udara yang masih tertinggal dalam paru bila kita habis mengeluarkan nafas biasa.
  3. Kapasitas Vital, merupakan penjumlah dari volume tidal, volume cadangan ekspirasi dan volume cadangan inspirasi.
  4. Kapasitas Total merupakan penjumlahn volume kapasita vital dan volum residu.

Tujuan :

Mengetahui besarnya masıng-masing volume paru dan kapasitas paru serta mengetahui fumgsi paru

Alat yang dipakai :

Spirometer air.

Cara gampang mengukur volume dan kapasitas paru:

  1. Mulut pipa pengukur dibersihkan dahulu dengan alkhohol. Jarum spirometer dikembalikan pada angka nol. Dan dilihat suhu air pada saat itu berapa sesuaikan jarumnya dengan suhu air.
  2. Dengan menutup hidung, masukkan udara pernafasan melalui mulut pipa pengukur. Kemudian diulangi lagi dengan sebelumnya mengembalikan jarum spirometer ke angka nol
  3. Jika ingin mengukur volume tidal, kerjakan pernafasan seperti biasa (pernafasan refklektoris) dan masukkan udara ekspirasi ke mulut pipa.
  4. Jika yang diukur volume cadangan inspirasi, lakukan inspirasi sekuat-kuatnya dan masukkan udara ekspirasi sampai ekspirasi normal. Yang terukur adalah volume cadangan inspirasi dan volume tidal.
  5. Jika yang diukur volume cadangan ekspirasi, lakukan ekspirasi biasa dan setelah itu masukkan udara ke mulut pipa dengan ekspirasi sekuat-kuatnya.
  6. Jika yang diukur kapasitas vital dilakukan dengan melaksanakan inspirasi sekuat- kuatnya diikuti ekspirasi sekuat-kuatnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.