Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi

Cara gampang ajarkan menjaga kebersihan mulut dan gigi pada anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Kebiasaan yang baik dapat tertanam dengan mudah apabila dimulai sejak dini. Keterbiasaan adalah cara ampuh bagi pendidikan nilai moral. Begitu juga dengan kebersihan mulut dan gigi yang merupakan aset kesehatan. Sampai kapanpun akan menggunakan bagian tubuh ini karena manusia memerlukan makanan untuk dikunyah.

Makanan melewati mulut

Semua makanan melewati bagian dalam mulut, terutama gigi. Sisa makanan dapat tertinggal di gigi sehingga apabila mengabaikan kebersihannya, makanan yang tertinggal tersebut akan menjadi lahan subur tumbuhnya bakteri. Akibatnya, keluarlah bau yang tidak sedap dari mulut. Aroma tersebut akan merusak penampilan seseorang. Belum lagi kerusakan gigi dan terganggunya gusi akibat sisa makanan yang membusuk.

Menggosok gigi

Menjaga kebersihan gigi dilakukan dengan menggosok gigi. Menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari, terutama setiap selesai makan dan menjelang tidur. Membersihkan gigi dilakukan dengan pasta gigi dan sikat gigi. Kebersihan gigi dapat dilakukan dengan berkumur menggunakan cairan antiseptik yang berfungsi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup, seperti pada permukaan kulit dan membran mukosa.

Menggosok gigi secara rutin masih harus disertai dengan menggosok gigi dengan cara yang benar. Menggosok gigi dengan benar dapat dilakukan dengan menggerakkan sikat gigi ke atas dan ke bawah. Untuk bagian dalam atau gigi geraham, menggosok gigi dilakukan dengan menggerakkan sikat gigi dari dalam ke luar. Namun, perlu diketahui bersama, kegiatan menggosok gigi tidak boleh dilakukan dengan kasar karena justru akan melukai gigi. Gerakan menyikat gigi harus dilakukan secara berulang-ulang sampai kotoran pada gigi dan mulut tersapu dengan bersih.

Kotoran yang menghimpit di antara gigi dan karang gigi sulit dibersihkan hanya dengan menggosok gigi secara teratur. Untuk membersihkan kotoran di ruang antargigi, dapat dilakukan dengan bantuan benang gigi (/loss). Seutas benang gigi ditahan dengan erat di antara jari-jari kedua tangan, kemudian bersihkan ruang antargigi dengan gerakan ke atas dan ke bawah.

Setiap orang juga berpotensi memiliki karang gigi. Membersihkan karang gigi harus dilakukan secara teratur, yakni 3—6 bulan sekali oleh dokter gigi. Dengan teratur membersihkan karang gigi maka gigi akan tampak bersih dan terawat. Gigi yang bersih cermin gigi sehat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.